Senin, 13 April 2020

Yuk,belajar sejarah di Museum fosil Sangiran!


      YUK,BELAJAR SEJARAH DI              MUSUM FOSIL SANGIRAN!


Good morning every body.

Welcome  to my blog.Kali ini kita akan jalan – jalan ke kota Solo.Wah ,bagi kalian nggak asing ya mendengar kota Solo,atau ada yang belum tahu kota Solo dimana? ,pada kesempatan  kali ini saya akan membagi perjalanan saya menuju Museum Fosil Sangiran yang ada di kota Solo.Sebelum kita mempelajari lebih lanjut ,saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu Museum Sangiran.

Dilansir dari Wikipedia Situs Sangiran merupakan situs arkeologi di Jawa Tengah dimana situs Sangiran menjadi salah satu situs penting di dunia untuk mempelajari fosil manusia purba yang merupakan bagian dari warisan dunia yang telah disahkan oleh UNESCO.

Situs Sangiran terletak di daerah Jawa Tengah,sekitar 15 kilometer sebelah utara Surakarta di lembah sungai Bengawan Solo dengan luas sekitar 56 km2(7 km X 8 km).
Situs ini pertama kali ditemukan oleh P.E.C Schemulling,ketika sedang melakukan eksplorasi pada akhir abad ke-19.Nah,sekarang kalian sudah tahu kan apa itu museum Sangiran,untuk lebih jelasnya kalian bisa melihat gambar-gambar yang juga saya sertakan.Now,saya akan menceritakan pengalaman saya ketika jalan – jalan ke Museum Sangiran,Check it out!

Pada tanggal 16 januari 2020,tepatnya pukul 06.00 saya dan rombongan SMK N 1 Wonosobo berangkat menuju Solo,kalau tidak salah perjalanan dari Wonosobo sampai ke Sangiran memakan waktu 4 jam ,itu pun belum termasuk break dan juga macet.
Jam 11.00 kami sampai di Sangiran dengan selamat,begitu turun dari bis hawa panas khas Solo menyambut saya dan para rombongan.Jangan kaget begitu kalian masuk ke halaman museum ini karena ada patung besar khas manusia purba yang telanjang,ok lanjut cerita menurut beberapa artikel yang pernah saya baca ,ketika para wisatawan berkunjung ke museum harus mendaftarkan namanya di buku tamu sekaligus berapa jumlah anggotanya dan jam kunjungan.Untuk harga tiket masuk menuju museum Sangiran sebesar Rp 8000 -, / orang,oh ya untuk jam operasional Museum Sangiran dibuka mulai dari hari Selasa sampai Minggu mulai pukul 08.00 – 16.00 jadi,bagi temen-teman sekalian yang ingin berkunjung ke museum harus sesuai dengan jam operasionalnya ya.
Jika kalian yang baru pertama kali liburan ke Museum Sangiran,sebaiknya sewa tour guide yang bisa kalian temukan saat memasuki tangga menuju ruang pameran utama,tujuannya supaya kalian bisa mengetahui sejarah manusia purba secara lengkap dan juga agar kalian tidak tersesat,pada perjalanan kali ini saya dan rombongan juga menyewa tour guide.
Sebelum memasuki museum ada beberapa aturan atau hal yang harus teman –teman taati ketika berkunjung ke museum Sangiran:
1. Jangan berisik,pada saat kita mengunjungi suatu tempat apalagi itu tempat umum pastikan kita tidak menggangu ketenangan pengunjung lain ya.
2. Jangan menyentuh atau duduki replica fosil,memang ada beberapa fosil yang memperbolehkan kita untuk memegangnya tapi tetap perhatikan tanda peringatan yang ada .
3. Dilarang membawa benda tajam , fosil-fosil yang ada disangiran itu langka jadi,jangan kita rusak ya teman-teman.
4. Jangan mencuri,walaupun semua penemuan itu langka dan bernilai jutaan rupiah  tapi jangan mencurinya ya,selain itu  juga ada CCTV di setiap ruanganya dan ada petugasnya.
5. Dilarang membuang sampah sembarangan,sudah jelas ya agar museum tetap bersih dan rapi kita harus buang sampah pada tempatnya


Museum ini memiliki tiga ruangan pameran yang cukup besar,pada lantai dasar saya dan para rombongan diarahkan menuju ruangan khusus untuk menonton film dengan durasi kurang lebih 15 menit.Film tersebut menjelaskan mengenai awal mula terbentuknya bumi,tahapan zaman mulai dari zaman Arkaikum hingga sekarang,jenis-jenis manusia purba,dan sejarah awal museum Sangiran bahkan hingga para tokoh arkeologi yang berperan penting dalam penemuan fosil-fosil tersebut,tak hanya itu ternyata susunan tanah yang ada di Sangiran juga menjelaskan pada masa apa fosil tersebut di temukan ,unik ya teman-teman.Dilantai dasar selain kita bisa menonton film ,juga terdapat penjelasan secara umum mengenai dunia arkeologi,susunan tanah museum ,bagian – bagian yang menjadi penemuan fosil-fosil,di suatu bagian bahkan menunjukan temuan temuan terbaru mengenai fosil-fosil,lho .Ada juga fosil gading gajah jawa purba yang sangat besar dan panjang,kalau gadingnya aja segini gimana gajahnya?ok nggak usah dibayangin ya.

Lanjut ke lantai dua ,juga dijelaskan proses proses penggalian fosil,benda dan alat apa saja yang digunakan oleh manusia purba mulai dari persenjataan,barang pecah belah,dan peralatan pertanian selain itu ada beberapa layar televisi yang menayangkan orang-orang yang turut serta dalam proses penggalian.
Yang terakhir pada lantai tiga kita akan disuguhi berbagai macam replica manusia purba yang yang sangat persis sekali ,ada juga penemuan benda-benda lainnya Setelah keluar dari ruangan jangan lupa untuk berfoto-foto di tulisan “Museum Manusia Purba Sangiran:The Homeland of Java Man “ di depan tulisan tersebut juga ada beberapa ular yang bisa diajak untuk foto ,yang jelas aman ya,karena ada pawangnya.Intinya jalan –jalan ke museum Sangiran bisa menambah wawasan kita mengenai perkembangan zaman manusia purba dan lainnya,selain itu juga sebagai sarana rekreasi yang memiliki nilai edukasi.

      YUK KE MUSEUM SANGIRAN !


Tidak ada komentar:

Posting Komentar